Simalungun – Semangat gotong royong mewarnai pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Abdul Saragih di Nagori Bahapel, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0207/Simalungun.
Pembangunan tersebut melibatkan personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0207/Simalungun, anggota Polres Simalungun, serta masyarakat setempat. Sejak pagi hari, seluruh unsur bahu-membahu menyelesaikan tahapan pembangunan rumah agar segera dapat ditempati dengan layak oleh keluarga penerima manfaat.
Di lokasi, prajurit TNI, anggota Polri, dan warga berbagi tugas sesuai kebutuhan. Sebagian mengangkut material seperti pasir dan batu bata, lainnya mengaduk semen serta memasang rangka bangunan. Kolaborasi lintas institusi ini menunjukkan kebersamaan tanpa sekat, dengan satu tujuan menghadirkan hunian yang aman dan nyaman bagi Abdul Saragih dan keluarganya.
Program pembangunan RTLH ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-127. Rumah Abdul Saragih yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak, dengan dinding yang mulai rapuh, kini berangsur berubah menjadi bangunan yang lebih kokoh berkat sinergi TNI–Polri dan dukungan masyarakat.
Abdul Saragih mengaku terharu melihat proses pembangunan rumahnya yang dilakukan secara bersama-sama. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepadanya dan keluarga.
“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Polri, dan seluruh warga yang sudah membantu. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Tuhan,” ujarnya dengan penuh haru.
Komandan Satgas TMMD ke-127, Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana S.Sos., M.M.S., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI–Polri bersama rakyat.
Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendorong percepatan pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Menurut Pendim0207 kehadiran personel Polres Simalungun dalam kegiatan tersebut semakin memperlihatkan soliditas TNI–Polri di tengah masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utama dalam membangun desa dan membantu masyarakat yang membutuhkan.




