Satgas Pamtas RI–RDTL Yonarhanud 2 Kostrad Gotong Royong Cor Gereja di Perbatasan TTU

By Parlindungan - Monday, 02 March 2026
Personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Nilulat melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pengecoran Gereja Jemaat St. Antonius di Desa Tubu, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara
Personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Nilulat melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pengecoran Gereja Jemaat St. Antonius di Desa Tubu, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara

TTU — Personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Nilulat melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pengecoran Gereja Jemaat St. Antonius di Desa Tubu, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (02/03/2026).

Kegiatan sosial tersebut menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan fasilitas ibadah masyarakat di wilayah perbatasan RI–RDTL.

Wujud Pembinaan Teritorial dan Kepedulian TNI

Karya bakti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Satgas Pamtas di wilayah tugasnya. Tidak hanya berfokus pada pengamanan perbatasan, prajurit juga aktif membantu kebutuhan sosial masyarakat setempat.

Proses pengecoran gereja dilaksanakan secara gotong royong bersama warga Desa Tubu. Kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat terlihat harmonis, menciptakan suasana penuh kekeluargaan di lokasi pembangunan.

Sinergi tersebut sekaligus mempererat hubungan emosional dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI di wilayah perbatasan.

Danpos Nilulat: Satgas Hadir Jadi Solusi bagi Masyarakat

Komandan Pos (Danpos) Nilulat, Serka Resmala, menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga berupaya menjadi solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, membantu pembangunan rumah ibadah adalah bentuk pengabdian tulus prajurit kepada rakyat, khususnya warga Desa Tubu.

“Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga membantu kesulitan warga, termasuk dalam pembangunan tempat ibadah,” ujarnya.

Jemaat Apresiasi Kepedulian Satgas Pamtas

Pihak Jemaat St. Antonius menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kepedulian personel Satgas Pamtas yang telah meluangkan tenaga untuk membantu proses pembangunan gereja.

Bantuan tersebut dinilai sangat membantu mempercepat penyelesaian pengecoran, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Mengutip Penkostrad, melalui kegiatan karya bakti ini, kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah perbatasan semakin kokoh, sejalan dengan semangat pengabdian tanpa batas demi menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.