Tapteng - Polres Tapanuli Tengah bergerak cepat merespons keluhan masyarakat yang viral di media sosial terkait warga terdampak bencana yang belum menerima bantuan.
Aspirasi tersebut mencuat melalui unggahan akun Hasmar Affandi yang menyoroti kondisi warga di Lingkungan IV, Kelurahan Bonalumban, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dalam unggahan itu disebutkan sejumlah warga, seperti Desmaida Simorangkir dan Esimi Telambanua, yang terdampak banjir bandang sejak November 2025 hingga banjir susulan awal 2026, namun belum tersentuh bantuan sosial.
Kapolres Pimpin Langsung Bakti Sosial
Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, langsung memimpin kegiatan bakti sosial pada Rabu (18/3/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada masa pemulihan pasca-bencana, khususnya bagi warga terdampak di Kelurahan Bonalumban.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan selama masa pemulihan,” ujar Kapolres.
Libatkan Jajaran dan Pastikan Tepat Sasaran
Dalam pelaksanaan bantuan, Polres Tapteng mengerahkan sejumlah pejabat utama, termasuk Wakapolres, Kabag Ops, hingga jajaran Kapolsek setempat untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.
Langkah ini dilakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
60 Keluarga Terima Bantuan Sembako
Sebanyak 60 keluarga penerima manfaat di Kelurahan Bonalumban menerima bantuan berupa kebutuhan pokok.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, mie instan, biskuit, selimut, hingga kebutuhan penting lainnya.
Distribusi dilakukan secara langsung ke rumah warga untuk memastikan kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan moril.
Warga Haru dan Ucapkan Terima Kasih
Suasana haru terasa saat bantuan diserahkan. Salah satu warga, Desmaida Simorangkir, menyampaikan rasa syukur atas respons cepat pihak kepolisian.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarga di tengah masa pemulihan pasca-banjir.
Ungkapan serupa juga disampaikan oleh Esimi Telambanua yang merasa lega karena aspirasi mereka akhirnya mendapat perhatian.
Bukti Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.
Diharapkan, langkah cepat ini tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan yang responsif dan humanis.




