Penemuan Mayat di Kebun Warga Tukka Gegerkan Warga, BPBD Tapteng Lakukan Evakuasi

By Parlindungan - Sunday, 12 April 2026
BPBD Tapteng bersama aparat desa saat mengevakuasi korban
BPBD Tapteng bersama aparat desa saat mengevakuasi korban

Tapteng - Warga Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di area kebun milik warga pada Sabtu (11/4/2026).

Penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng yang turun ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Berawal dari Bau Menyengat

Pelaksana Harian Kepala BPBD Tapteng, Ardiansyah Harahap S.STP, MM, menjelaskan bahwa informasi penemuan mayat diterima sekitar pukul 08.00 WIB.

BPBD mendapat informasi ditemukannya mayat di Desa Sait Kalangan II Kecamatan Tukka oleh seorang warga yang curiga akibat bau yang menyengat, sehingga warga tersebut langsung mencari titik asal bau tersebut,” ucapnya.

Rasa penasaran warga akhirnya mengarah ke sebuah pondok di kebun yang diduga menjadi sumber bau tak sedap tersebut.

Korban Ditemukan di Pondok Kebun

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa bau tersebut berasal dari pondok kebun milik seorang warga bernama Amrin Sihombing.

Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Diketahui, korban merupakan seorang pria berusia 79 tahun.

BPBD Lakukan Evakuasi Bersama Aparat Desa

Menurut Diskominfo Tapteng, mendapat laporan tersebut, tim BPBD Tapteng segera bergerak ke lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan bersama sejumlah pihak terkait, termasuk perangkat desa setempat.

Setelah mendapat informasi penemuan mayat tersebut, kami bersama tim BPBD didampingi Kabid Darlog serta kepala desa dan kepala dusun langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah,” tutur Ardiansyah.

Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Usai proses evakuasi, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Selanjutnya, mayat diserahkan kepada keluarga korban dan kami bersama-sama melakukan proses pemakaman,” katanya mengakhiri.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama jika menemukan hal-hal mencurigakan yang dapat membahayakan atau membutuhkan penanganan segera.