TAPANULI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) berkolaborasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan makanan berupa nasi bungkus untuk kebutuhan berbuka puasa dan sahur bagi warga terdampak banjir.
Bantuan tersebut disalurkan kepada para pengungsi di Desa Lubuk Ampolu (Kecamatan Badiri), Kelurahan Bona Lumban, Huntara Asrama Haji (Kecamatan Pinangsori), Huntara Kecamatan Tukka, Huntara Rusunawa Pandan, serta warga Kelurahan Sibuluan Terpadu (Kecamatan Pandan).
Bentuk Empati di Bulan Suci Ramadhan
Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah, Mariati Simanullang, Selasa (24/2/2026) menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, terlebih di tengah pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan.
“Kegiatan ini adalah wujud empati dan perhatian dari Kemensos RI dan Pemkab Tapteng kepada warga terdampak banjir. Apalagi saat ini bulan suci Ramadhan, tentu bantuan ini sangat membantu masyarakat,” ujar Mariati.
Penyaluran bantuan telah berlangsung sejak 20 Februari 2026 dan akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan di lapangan.
1.300 Bungkus Per Hari Disalurkan
Setiap harinya, sebanyak 1.300 nasi bungkus didistribusikan ke sejumlah titik pengungsian dan permukiman terdampak, dengan rincian:
1.Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri: 200 bungkus
2.Kelurahan Bona Lumban: 209 bungkus
3.Huntara Asrama Haji, Kecamatan Pinangsori: 100 bungkus
4.Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan: 500 bungkus
5.Huntara Kecamatan Tukka: 100 bungkus
6.Huntara Rusunawa Pandan: 200 bungkus
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada para pengungsi dan warga terdampak untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Komitmen Tanggap Darurat dan Kepedulian Sosial
Menurut Diskominfo Tapteng, kolaborasi antara Pemkab Tapanuli Tengah dan Kementerian Sosial RI ini menjadi bagian dari langkah tanggap darurat pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, bantuan ini juga diharapkan mampu meringankan beban warga yang tengah berjuang memulihkan kondisi pascabencana, khususnya dalam menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan layak.
Pemkab Tapteng memastikan dukungan sosial bagi pengungsi akan terus dimaksimalkan selama masa tanggap darurat berlangsung.




