Tapanuli Tengah — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung pada Jumat (6/2/2026) di Ruang Rapat Cendrawasih, Kantor Bupati Tapteng.
Bantuan senilai Rp.773.368.937 diterima langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi dan diserahkan oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., sebagai bentuk kepedulian antardaerah terhadap korban bencana alam yang terjadi di Tapteng pada 25 November 2025 lalu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta kepedulian Pemkab Gunungkidul beserta Forkopimda dan rombongan yang datang langsung melihat kondisi wilayah pascabencana.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Bupati beserta jajaran Forkopimda dan rombongan yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke Tapteng dan melihat langsung kondisi masyarakat kami pasca bencana,” ujar Mahmud Efendi.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan sangat berarti dan akan dimanfaatkan secara optimal untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor, serta mempercepat proses pemulihan daerah.
“Bantuan ini menjadi dukungan nyata agar Tapanuli Tengah dapat bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan bahwa kunjungan kerja ke Tapanuli Tengah bertujuan memperkuat sinergi dan kerja sama antardaerah dalam penanggulangan bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Gunungkidul, kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Kunjungan ini kami maknai sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antar daerah,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa bantuan sebesar Rp.773.368.937 serta paket bantuan lainnya merupakan hasil partisipasi masyarakat Gunungkidul, aparatur sipil negara, dan seluruh perangkat daerah yang dihimpun melalui Program Gunungkidul Peduli sebagai wujud empati dan solidaritas terhadap masyarakat Tapteng.
Bupati Gunungkidul juga mengutip pesan Bung Karno tentang semangat gotong royong sebagai landasan kepedulian dan kebersamaan dalam membantu sesama anak bangsa.
“Gotong royong adalah kerja bersama, keringat bersama, dan saling bantu dalam perjuangan. Semangat inilah yang mendorong kami untuk hadir dan berbagi dengan saudara-saudara kami di Tapanuli Tengah,” ujarnya.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas dana tunai sebesar Rp.773.368.937 serta 300 paket bantuan barang senilai Rp50 juta yang meliputi sandal, selimut, kaos kaki, piring plastik, cangkir plastik, dan teko.
Mengutip Diskominfo Tapteng, usai prosesi penyerahan bantuan, rombongan Pemkab Gunungkidul bersama jajaran Pemkab Tapteng meninjau posko pengungsian di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, salah satu wilayah yang mengalami dampak bencana paling parah, untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Tapanuli Tengah dan Gunungkidul, Staf Ahli Bupati Tapteng, para Asisten Setdakab Tapteng, jajaran OPD Tapanuli Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, serta pimpinan OPD Kabupaten Gunungkidul.




