Pawai Paskah Semarakkan Kota Berastagi Sejak Subuh
Berastagi, Karo — Suasana religius menyelimuti Kota Berastagi sejak pagi buta. Sekitar pukul 05.00 WIB, ratusan jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Kota Berastagi menggelar pawai Paskah sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari besar keagamaan umat Kristiani.
Kegiatan ini diikuti kurang lebih 600 peserta yang berjalan kaki menyusuri sejumlah titik penting di kota dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Rute Pawai Melintasi Ikon Kota
Pawai dimulai dari Gereja GBKP Kota Berastagi, kemudian bergerak menuju Tugu Juang, Terminal Berastagi, Tugu Kol, kembali ke Terminal, dan berakhir di titik awal gereja.
Sepanjang perjalanan, peserta menunjukkan kedisiplinan dan menjaga ketertiban, sehingga kegiatan berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.
Polsek Berastagi Lakukan Pengamanan Maksimal
Untuk memastikan kelancaran acara, personel Polsek Berastagi diterjunkan melakukan pengamanan sekaligus pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute pawai.
Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kemacetan serta menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal di tengah berlangsungnya kegiatan.
Kapolsek: Bentuk Pelayanan kepada Masyarakat
Kapolsek Berastagi, AKP Hendry D.B. Tobing, S.H menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam memastikan kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para peserta dan masyarakat yang turut menjaga situasi tetap kondusif.
Situasi Aman dan Kondusif
Menurut Humas Polres Karo, selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Momentum ini diharapkan dapat terus memperkuat toleransi serta kebersamaan di tengah kehidupan sosial masyarakat Berastagi.




