Pematangsiantar – Menyambut lonjakan arus kendaraan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), jalan lingkar luar (outer ring road) yang menghubungkan Jalan Saribudolok menuju Jalan Parapat resmi dibuka. Ruas jalan ini dibuka dua jalur, masing-masing selebar 10 meter, dilengkapi pulau jalan selebar 4 meter.
Pembukaan outer ring road tersebut ditujukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Dua Kota Pematangsiantar, yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan, terutama saat musim libur akhir tahun.
Pada Sabtu (20/12/2025), Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH, MKn yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP, MSi, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau langsung ruas outer ring road dari Sta 14+850 (Jalan Saribudolok) hingga Sta 15+315 (Jalan Parapat).
Sekda Junaedi menjelaskan, ring road tersebut difungsikan sebagai jalur alternatif bagi kendaraan yang keluar dari Pintu Tol Simpang Panei menuju Parapat, sehingga tidak perlu melintasi Simpang Dua.
“Dengan dibukanya jalur ini, diharapkan kemacetan di Simpang Dua bisa berkurang,” ujarnya.
Untuk memudahkan pengguna jalan, Pemko Pematangsiantar juga telah memasang rambu petunjuk arah. Kendaraan dari arah Kota Pematangsiantar menuju Medan diarahkan belok kanan melalui Tol Simpang Panei. Sementara kendaraan dari Parapat menuju Medan diarahkan belok kiri melalui jalur yang sama.
Sedangkan dari Saribudolok menuju Parapat atau Siantar, pengguna jalan dapat mengikuti rambu belok kanan, dan kendaraan dari Simpang Dua menuju Tol Simpang Panei diarahkan belok kiri di simpang ring road.
Junaedi menambahkan, pembangunan outer ring road tersebut telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari pembersihan lahan, galian dan timbunan, pembentukan serta pemadatan tanah dasar, hingga penghamparan dan pemadatan lapisan pondasi.
Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH, SIK, MH bersama jajaran telah meninjau lokasi dan menyatakan dukungan penuh atas dibukanya ring road sebagai solusi mengatasi kemacetan di Simpang Dua.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing SSTP, MSi mengungkapkan bahwa pihaknya turut memperkuat pengawasan lalu lintas dengan pemasangan CCTV di kawasan ring road.
“Pada Desember 2025 ini, kami menambah 10 unit CCTV baru, dan 5 unit di antaranya dipasang di kawasan ring road dan Simpang Dua,” tutur Johannes.
Rinciannya, dua unit terpasang di Jalan Saribudolok/ring road, dua unit di Jalan Parapat (jalur tembus ring road), serta satu unit di Simpang Dua, tepatnya di persimpangan Jalan Sisingamangaraja dan Jalan DI Panjaitan.
Johannes menambahkan, masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas secara daring melalui laman resmi cctv.pematangsiantar.go.id. Saat ini, Kota Pematangsiantar telah memiliki sekitar 50 unit CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas PUTR Sofyan Purba SSos, Kepala Dinas Perhubungan Drs Daniel Hamonangan Siregar, serta unsur Satpol PP.




