JAKARTA – Panglima Korps Marinir, Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., diwakili oleh Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, melepas secara militer tiga jenazah prajurit Korps Marinir “Kusuma Bangsa” di Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (3/2/2026).
Ketiga prajurit tersebut menjadi korban bencana tanah longsor di Cisarua, Jawa Barat, yang terjadi pada 24 Januari 2026 lalu. Jenazah mereka ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Senin (2/2/2026), sepuluh hari setelah musibah terjadi.
Setelah melalui proses identifikasi, ketiga jenazah dikonfirmasi sebagai:
1.Alm. Praka Mar (Anm) Dicky Yogha Priambada
2.Alm. Kopda Mar (Anm) Anton Karisma
3.Pratu Mar (Anm) Burton C. Silitonga
Sebelum diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing, dilakukan prosesi keagamaan di tempat persemayaman. Jenazah Alm. Praka Mar Dicky dan Alm. Kopda Anton menjalani prosesi sesuai agama Islam, sedangkan Alm. Pratu Burton dilaksanakan secara Kristen.
Untuk pemulangan, Alm. Praka Mar Dicky diterbangkan ke Surabaya menggunakan pesawat TNI AL NC 212-200 Casa U-6206, Alm. Kopda Anton menuju Lampung dengan NC 212-200 Casa U-6216, dan Alm. Pratu Burton diberangkatkan ke Medan menggunakan pesawat komersial.
Menurut Dispen AL, hingga hari kesepuluh pencarian, tercatat 13 jenazah dari total 23 prajurit yang gugur telah ditemukan dan diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, 10 jenazah lainnya masih hilang, dan Tim SAR gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, serta relawan terus berupaya melakukan pencarian.
