Jakarta, Kabarnas.id — Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Safety Meeting penerbangan di ruang Leo Watimena, Makoopsudnas, Jakarta, Kamis (23/10). Acara yang dibuka langsung oleh Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.IP., ini diikuti oleh para awak udara, pejabat keselamatan, serta jajaran satuan TNI AU secara luring dan daring.
Pangkoopsudnas menegaskan bahwa Safety Meeting ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat budaya keselamatan terbang dan kerja di lingkungan TNI AU. Kegiatan ini juga menjadi forum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan prosedur keselamatan, membahas temuan lapangan, serta menyelaraskan persepsi seluruh personel guna mencegah potensi insiden penerbangan.
Tidak hanya fokus pada keselamatan penerbangan, Marsdya TNI Minggit Tribowo juga menyoroti aspek keselamatan lainnya, seperti pencegahan kecelakaan lalu lintas, peningkatan disiplin prajurit, serta pembinaan sosial di lingkungan satuan kerja.
Dalam sesi paparan, sejumlah narasumber ahli turut hadir memberikan materi. Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos., menekankan pentingnya peran pimpinan dalam membangun budaya keselamatan yang proaktif atau generative safety culture di setiap satuan.
Kepala Lakespra, Marsma TNI dr. Imam Muslim, Sp.JP., F.I.H.A., membahas vitalnya kesehatan fisik dan kebugaran awak udara sebagai faktor utama keselamatan penerbangan.
Aspek psikologis yang berkaitan dengan kesehatan mental sebagai bagian krusial dari sistem keselamatan kerja di lingkungan TNI AU diuraikan oleh Kolonel Kes Budi Dananjaya, M.Psi. Sedangkan disiplin keprajuritan disampaikan oleh Kakum Koopsudnas, Kolonel Kum Peni Saptaning P., S.H., M.H., dan Danpom Koopsudnas, Kolonel Pom Widi Nugroho, S.H., M.H.
Menurut Dispen AU, dalam acara ini turut hadir diantaranya; Kaskoopsudnas, Pangkoopsau, Pangkodau I, dan Pangkosek IV, sementara Pangkodau II dan III serta para komandan satuan TNI AU mengikuti Safety Meeting secara daring dari berbagai daerah.
Melalui Safety Meeting ini, Koopsudnas berharap dapat terus meningkatkan standar keselamatan yang menjadi fondasi utama operasi penerbangan dan aktivitas di lingkungan TNI Angkatan Udara.


