PANDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus mendorong penguatan tata kelola data daerah. Hal itu ditandai dengan kunjungan silaturahmi Plh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tapteng, Santo P. Malau, ST, ke Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (27/1/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan mempererat koordinasi dan sinergi antara Dinas Kominfo dan BPS dalam menghasilkan produk statistik yang akurat, terpadu, dan berkualitas, sekaligus mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI) di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dalam pertemuan itu, Santo P. Malau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat Kepala BPS Tapteng beserta jajaran. Ia berharap kolaborasi kedua institusi ke depan semakin kuat, khususnya dalam pengelolaan statistik sektoral yang terintegrasi dalam kerangka Satu Data Indonesia.
Menurutnya, Satu Data Indonesia merupakan kebijakan strategis tata kelola data pemerintah yang bertujuan menghadirkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan mudah diakses, guna mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian pembangunan nasional dan daerah, termasuk di Kabupaten Tapanuli Tengah.
“Dalam waktu dekat, kita berharap dapat melaksanakan launching Satu Data Indonesia Kabupaten Tapanuli Tengah serta mengoptimalkan peran Forum Satu Data. Ini penting untuk menghasilkan statistik sektoral yang semakin berkualitas dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta mendukung agenda reformasi birokrasi,” ujar Santo P. Malau.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Tapanuli Tengah Akhirul Miswar, M.E. Nasution, SST, menyambut baik kunjungan Plh. Kadis Kominfo Tapteng beserta jajaran. Ia menegaskan kesiapan BPS untuk mendukung penuh rencana sinergi dan kolaborasi yang telah dibahas.
Menurut Akhirul, data statistik yang berkualitas memiliki peran strategis sebagai dasar pengambilan keputusan oleh para pemangku kepentingan, baik dalam perencanaan pembangunan, pelayanan publik, maupun pengembangan sosial ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS Tapteng juga memaparkan sejumlah agenda strategis BPS pada Tahun 2026, di antaranya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang membutuhkan dukungan kolaboratif dari Pemkab Tapteng. Selain itu, BPS juga akan melibatkan mahasiswa Politeknik Statistika STIS Jakarta dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk pendataan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di Kabupaten Tapteng, dengan cakupan dan waktu pendataan yang diperluas.
Agenda lainnya meliputi pelaksanaan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 serta penguatan implementasi Satu Data Indonesia Kabupaten Tapanuli Tengah secara berkelanjutan.
Menurut Diskominfo Tapteng kegiatan tersebut dihadiri ; Kabid Statistik dan Persandian Dinas Kominfo Tapteng Janiaspi Fri Iberia Zendrato, SE, MM, Kabid Penyelenggaraan E-Government Sonny Juanda Nasution, ST, serta jajaran BPS Tapteng, yakni Indri A. Hutagalung, SE, Nadila Nur Khaliza, S.Tr.Stat, Nauli Fitriyanni Nasution, S.Tr.Stat, dan Tayasi Ditoresmi Gayatri, S.Tr.Stat.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat basis data pembangunan daerah yang kredibel, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.




