Tapanuli Utara - Dalam upaya mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menggelar Operasi Pasar di Pasar Rakyat dan sejumlah gerai waralaba di Kecamatan Siborongborong, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan Operasi Pasar ini melibatkan lintas perangkat daerah dan unsur terkait, antara lain Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kanit II Ekonomi Satreskrim Polres Tapanuli Utara, Kabag Perekonomian dan SDA, serta perwakilan dari Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Kepala UPT Pasar Siborongborong.
Operasi Pasar ini bertujuan untuk melakukan pemantauan langsung harga bahan pokok, mengecek mutu barang, akurasi timbangan, serta masa kedaluwarsa pangan strategis yang beredar di pasaran. Langkah tersebut dilakukan guna melindungi hak konsumen sekaligus memastikan pasokan pangan tetap aman dan stabil menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, harga sejumlah komoditas pangan seperti cabai, bawang merah, aneka sayuran, dan ikan air tawar terpantau masih relatif stabil. Namun, terjadi kenaikan harga pada komoditas telur dan ikan laut sekitar 10 hingga 15 persen. Kenaikan tersebut dipicu oleh keterbatasan pasokan ikan laut dari Sibolga serta meningkatnya permintaan telur di pasaran.
Sementara itu, dari sisi kualitas produk, ketepatan timbangan, dan masa berlaku barang, seluruhnya masih dinilai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui pelaksanaan Operasi Pasar ini, Pemkab Tapanuli Utara berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan dapat tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan aman dan tenang.(Loksa Situmeang)




