Hardiknas 2026 di Tapteng, Bupati Masinton Apresiasi Siswa Berprestasi hingga Program Pendidikan Unggulan

By Parlindungan - Saturday, 02 May 2026
Masinton Pasaribu memimpin upacara peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Tapteng
Masinton Pasaribu memimpin upacara peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Tapteng

Tapteng - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berlangsung khidmat sekaligus semarak di Lapangan Sepakbola Pandan, Sabtu (02/05/2026).

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, SH, MH, bertindak sebagai pembina upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, jajaran OPD, hingga para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi upacara bendera, tetapi juga penampilan seni, marching band, hingga persembahan lagu nasional yang menambah semangat kebangsaan dalam momentum Hardiknas tahun ini.

Penghargaan untuk Siswa Berprestasi, Tembus Sekolah Unggulan Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memberikan apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi yang berhasil menembus sekolah unggulan nasional.

Sejumlah siswa dinyatakan lolos ke SMA Taruna Nusantara Magelang, di antaranya Cindi Aprilia Marbun, Agustina Uki Sianturi, hingga Anggi Firmansyah Simatupang dan beberapa siswa lainnya dari berbagai sekolah di Pandan.

Selain itu, sejumlah pelajar juga diterima di SMA Negeri Matauli Pandan serta sekolah unggulan lainnya, menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan di Tapteng.

Tak hanya itu, satu siswa berprestasi, Sebastian Marhen Daud Sihombing, terpilih mengikuti program Bootcamp Brain Factory – Gasing Intensive selama enam bulan di bawah bimbingan Prof. Yohannes Surya.

Bupati: Prestasi Siswa Bukti Pendidikan Tapteng Semakin Maju

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan bahwa capaian para siswa merupakan hasil kerja keras semua pihak, termasuk guru dan orang tua.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Tapanuli Tengah terus meningkat. Ini adalah hasil kolaborasi semua pihak dalam membina generasi muda yang unggul,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan potensi siswa agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Program Pendidikan Terus Digenjot, dari Digitalisasi hingga Beasiswa

Dalam sambutannya, Bupati juga memaparkan berbagai capaian dan program strategis pendidikan di Tapteng, mulai dari revitalisasi sekolah hingga digitalisasi pembelajaran.

Tercatat, sebanyak 121 sekolah telah masuk program pembangunan dan rehabilitasi. Selain itu, digitalisasi melalui papan interaktif telah menjangkau ratusan sekolah dari tingkat TK hingga SMP.

Tak hanya infrastruktur, perhatian juga diberikan kepada kesejahteraan guru. Insentif guru TK/PAUD mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2026.

“Tambahan insentif ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan kualitas pengajaran para guru, khususnya di daerah terpencil,” tuturnya.

Komitmen Pendidikan Inklusif dan Tanggap Bencana

Pemkab Tapteng juga mulai menerapkan program sekolah siaga bencana sebagai bagian dari kurikulum muatan lokal mulai tahun ajaran 2026.

Program ini mencakup penyediaan sarana mitigasi, pemetaan risiko, hingga digitalisasi data kebencanaan sekolah.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan siap menghadapi berbagai situasi, termasuk bencana. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” kata Bupati.

Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Pendidikan Bermutu

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan Hardiknas 2026 di Tapteng menjadi momentum memperkuat sinergi semua elemen masyarakat.

Bupati Masinton pun mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Mari kita bergandengan tangan mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan mampu mencetak generasi masa depan yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing,” ucap Bupati mengakhiri.

Menurut keterangan tertulis Diskominfo Tapteng, momentum Hardiknas 2026 di Tapanuli Tengah pun benar-benar “menyala”, menghadirkan harapan baru bagi kemajuan dunia pendidikan di daerah tersebut.