Gerak Cepat Pemkab Tapteng Siapkan Huntara, Bupati Masinton Pastikan Warga Terdampak Bencana Segera Tertangani

By Parlindungan - Sunday, 21 December 2025
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat meninjau lokasi terdampak banjir Tapteng
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat meninjau lokasi terdampak banjir Tapteng

Tapanuli Tengah – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menunjukkan komitmen kuat dalam melayani masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor. Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH bersama Wakil Bupati Mahmud Efendi bergerak cepat menyiapkan lahan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Masinton Pasaribu turun langsung meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi Huntara, yakni di Asrama Haji Pinangsori, Lapangan Golf Mujur Timber Kelurahan Mangga Dua Kecamatan Pandan, serta di Desa Aloban Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Sabtu (20/12/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Masinton menegaskan bahwa kehadiran negara sangat dibutuhkan dalam situasi bencana. Menurutnya, langkah cepat ini sejalan dengan arahan Presiden agar pemerintah daerah segera menyiapkan hunian bagi warga terdampak, sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Kita harus bergerak cepat dan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, jangan setengah hati. Mulai dari pimpinan OPD sampai lurah dan kepala desa harus bertanggung jawab penuh terhadap masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan dan kelayakan lokasi Huntara. Lahan yang dipilih harus aman dari ancaman banjir dan longsor, serta memiliki status hukum yang jelas agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kita ingin masyarakat bisa hidup layak dan kembali normal. Karena itu, lokasi hunian harus nyaman, aman, dan clean and clear secara administrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Masinton Pasaribu menjelaskan bahwa lokasi Huntara diprioritaskan berada dekat dengan tempat tinggal warga yang terdampak paling parah, terutama bagi mereka yang rumahnya rusak berat atau hancur total. Hal ini dilakukan agar mata pencaharian warga tidak terganggu.

“Bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hilang, namun memiliki lahan sendiri yang memenuhi persyaratan, akan kita upayakan pembangunan hunian tetap. Selain itu, fasilitas umum seperti air bersih dan listrik wajib tersedia di lokasi hunian,” pungkas Bupati.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Tapteng, Camat Pinangsori, Camat Tapian Nauli, Plt Camat Pandan, Lurah Mangga Dua, Kepala Desa Aloban Bair, Kepala Desa Bair, Kepala Desa Mela Dolok, serta Babinsa Tapian Nauli.

Langkah cepat Pemkab Tapteng ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga.