Danramil Hadiri Peletakan Batu Pertama Islamic Center Alwasliyah di Raya Kahean

By Parlindungan - Saturday, 29 November 2025
Acara peletakan batu pertama pembangunan Islamic Center Alwasliyah di Nagori Sambosar Raya (foto; Pendim0207/Sml)
Acara peletakan batu pertama pembangunan Islamic Center Alwasliyah di Nagori Sambosar Raya (foto; Pendim0207/Sml)

Simalungun - Kapten Inf Wagirin selaku Komandan Koramil 20/Raya Kahean hadir dan memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Islamic Center Alwasliyah di Nagori Sambosar Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, pada Jumat (29/11/2025).

 Momentum ini menjadi langkah awal mewujudkan pusat kegiatan keagamaan yang representatif bagi umat Islam di wilayah tersebut.

Peresmian simbolis ini disaksikan tokoh-tokoh penting setempat di antaranya Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Simalungun (MUI) yang diwakili oleh KH Ahmad Muhaimin, Ketua Yayasan Alwasliyah Kabupaten Simalungun, para tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menggarisbawahi dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat terhadap proyek ini.

Dalam sambutannya, Kapten Wagirin menegaskan komitmen penuh dari Koramil 20/Raya Kahean. Ia menyatakan bahwa TNI AD tidak hanya mendukung secara moral, tapi juga siap “turun tangan” bersama warga, membantu dalam proses pembangunan jika diperlukan.

“Kita sangat mendukung berdirinya Islamic Center Alwasliyah di Kecamatan Raya Kahean ini, dan siap membantu jalannya pembangunan apabila dibutuhkan,” ujar Wagirin.

Mengutip Pendim0207/ Simalungun, acara peletakan batu pertama berlangsung penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Bagi masyarakat Kecamatan Raya Kahean khususnya komunitas Muslim, pembangunan Islamic Center ini menjadi harapan besar. 

Selain berfungsi sebagai sarana ibadah, pusat ini diharapkan bisa menjadi tempat pembinaan keagamaan, kegiatan sosial, dan memperkuat toleransi serta solidaritas antar-warga.

Dengan dukungan dari aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat, proyek Islamic Center Alwasliyah di Simalungun ini menjadi simbol nyata sinergi dan semangat gotong-royong. Semoga peletakan batu pertama ini menjadi awal yang baik menuju selesainya sebuah sarana keagamaan yang membawa manfaat luas.