Tapanuli Tengah – Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan gotong royong massal membantu warga yang terdampak banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025 lalu. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (20/12/2025).
Gotong royong difokuskan di lima lokasi permukiman warga yang masih membutuhkan penanganan pascabanjir. Dua kecamatan menjadi prioritas utama, yakni Kecamatan Pandan dan Kecamatan Sarudik, yang terdampak cukup signifikan akibat bencana tersebut.
Di Kecamatan Pandan, ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diterjunkan untuk melakukan pembersihan di Perumahan Pandan Asri, Tolang Elok, Pandan Permai, serta BTN Pesantren. Sementara di Kecamatan Sarudik, kegiatan gotong royong dipusatkan di Kelurahan Sibuluan Nauli.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menegaskan bahwa keterlibatan ASN merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Kami menginstruksikan seluruh ASN melalui masing-masing OPD untuk turun langsung membersihkan lingkungan dan rumah warga yang terdampak banjir,” ujar Masinton.
Ia menjelaskan, gotong royong massal ini difokuskan pada rumah-rumah warga yang belum sempat dibersihkan sejak banjir bandang melanda Tapteng beberapa waktu lalu. Pembersihan dilakukan terhadap lumpur, material sisa banjir, serta sampah yang masih mengendap di lingkungan permukiman.
Menurut Masinton, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian dan solidaritas ASN kepada masyarakat.
“Gotong royong ini merupakan bentuk empati dan kepedulian ASN untuk membantu warga bangkit kembali, khususnya dalam membersihkan rumah dan lingkungan agar dapat kembali dihuni dengan layak,” ucapnya mengakhiri.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Tapanuli Tengah berharap proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat serta memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.




