Bupati Simalungun Gelar Sidak Pasar Jelang Nataru, Pastikan Harga dan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Stabil

By Parlindungan - Thursday, 18 December 2025
Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih saat melakukan sidak di Pasar  Tanah Jawa
Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih saat melakukan sidak di Pasar Tanah Jawa

Simalungun – Bupati Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih, bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar operasi sidak pasar di Pasar Kecamatan Tanah Jawa, Sumatera Utara, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang perayaan Hari Besar Nasional (HBKN) dan Natal 2025 – Tahun Baru 2026.

Dalam kegiatan tersebut tampak Bupati didampingi Wakil Ketua DPRD Jefra Manurung, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Esron Sinaga, Plt Kadisperindag Eva Tambunan, Plt Kadis Hanpang dan Perikanan Frangky Purba, Plt Kadis Pertanian Pardomuan Sijabat, Plt Bapperida Justina Purba, Sekcam Tanah Jawa Andy Suprandi, Kabag Perekonomian Rinton Damanik, Danramil Tanah Jawa Kapten Inf Suheri, Kapolsek Tanah Jawa, Kepala Perwakilan BI Ahmadi Rahman, perwakilan Bulog Aryo Wibisono, dan perwakilan BPS Cindy Sitorus.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar harga kebutuhan pokok tetap stabil. Beberapa komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak makan, dan telur tidak mengalami fluktuasi harga. Sedangkan harga komoditas lainnya tercatat: beras SPHP Rp 14.000/kg, ikan nila Rp 35.000/kg, daging ayam Rp 42.000/kg, dan daging sapi Rp 120.000/kg. Satu-satunya komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah ikan mas, naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 45.000 per kilogram. Semua kebutuhan pokok, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM), dipastikan aman dan tersedia untuk masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih, menegaskan bahwa sidak pasar bertujuan untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok tidak terganggu, serta mencegah terjadinya penimbunan oleh pedagang atau distributor.

“Kegiatan ini juga untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang bisa berdampak pada inflasi daerah, karena inflasi yang tidak terkendali akan menurunkan daya beli masyarakat, menciptakan ketidakpastian bagi pelaku ekonomi, serta menurunkan pendapatan masyarakat, termasuk petani,” ujarnya.

Selain sidak pasar, Pemkab Simalungun juga melakukan berbagai langkah pengendalian inflasi, seperti membuka pasar murah, memantau pasokan kebutuhan pokok, melakukan pengawasan metrologi legal terhadap Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) seperti minyak kemasan dan gas LPG, serta memeriksa alat timbangan dan pompa ukur BBM.

“Kepastian pasokan produk minyak dan gas LPG menjadi perhatian penting masyarakat, sehingga kami terus melakukan pemantauan dan antisipasi agar tidak menimbulkan keresahan,” kata Bupati.

Selain fokus pada harga dan pasokan, operasi sidak pasar ini juga meninjau kondisi sarana dan prasarana pendukung di Pasar Tanah Jawa, memastikan seluruh fasilitas pasar layak dan mendukung kelancaran distribusi barang bagi masyarakat.

Menurut Diskominfo Simalungun, kegiatan sidak ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Simalungun dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan kebutuhan pokok, dan keamanan pangan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sehingga masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman, nyaman, dan tenang.