Bupati Humbang Hasundutan dan Kapolda Sumut Hadiri Natal Bersama Bhayangkari dan Korban Bencana

By Parlindungan - Friday, 19 December 2025
Acara ibadah Natal Natal Bersama Bhayangkari dengan masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kab. Humbahas
Acara ibadah Natal Natal Bersama Bhayangkari dengan masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kab. Humbahas

Humbang Hasundutan – Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, bersama Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, menghadiri perayaan Natal Bersama Bhayangkari dengan masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor. Acara digelar di HKBP Parbotihan, Resort HKBP Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat, 19 Desember 2025, berlangsung dengan suasana khidmat serta penuh penguatan iman.

Ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Resort HKBP Onan Ganjang, mengangkat tema: “Kembalilah tenang hai jiwaku, sebab Tuhan telah berbuat baik kepadamu” (Mazmur 116:7), dengan subtema: “Kristus hadir membawa pengharapan baru bagi umat yang bertahan dalam pencobaan.”

Tema dan subtema ini menjadi pengingat bagi jemaat dan masyarakat yang hadir untuk tetap memiliki iman dan harapan meski tengah menghadapi kesulitan akibat bencana alam.

Dalam rangkaian perayaan, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas selama masa pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Ketua Umum Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, Ny. Mona Whisnu Hermawan, menyerahkan bingkisan Natal kepada seluruh anak yang hadir, mulai dari anak-anak PAUD, SD, hingga SMP, sebagai bentuk perhatian terhadap generasi muda yang terdampak bencana.

Perayaan Natal semakin meriah dengan persembahan pujian dan tarian dari anak-anak korban bencana, yang menampilkan semangat penuh sukacita dan harapan, sekaligus menegaskan pesan bahwa Kristus membawa pengharapan baru bagi seluruh masyarakat, terutama mereka yang tengah menghadapi tantangan hidup.

Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan meneguhkan iman masyarakat, sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, Bhayangkari, dan masyarakat dalam menghadapi masa sulit pascabencana.