TAPANULI TENGAH – Kehadiran Brimob Polda Sumatera Utara kembali menjadi cahaya harapan bagi warga Tapanuli Tengah pasca bencana alam yang melanda wilayah tersebut, Selasa (27/1/2026). Setelah rumah-rumah rusak dan fasilitas umum lumpuh, aktivitas masyarakat sempat terganggu, namun Brimob hadir membawa optimisme baru.
Personel Brimob Sumut tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mengambil peran sebagai penggerak kemanusiaan. Dengan dedikasi dan keikhlasan, mereka terjun ke lokasi terdampak, membersihkan puing-puing, mengangkat sisa lumpur, dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang membutuhkan.
Menurut Humas Brimob, setiap langkah di lapangan menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Kehadiran Brimob menghadirkan rasa aman, menenangkan warga, serta menumbuhkan kembali semangat untuk bangkit dari keterpurukan.
Kebersamaan antara Brimob dan warga menjadi simbol solidaritas dan gotong royong di tengah situasi sulit. Bersama-sama, aparat dan masyarakat bekerja bahu-membahu untuk memulihkan kehidupan yang sempat terhenti.
Melalui aksi nyata dan pengabdian tanpa pamrih, Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah rakyat, menjadi pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk saat duka dan cobaan melanda.




