Brimob Sumut Gelar Trauma Healing dan Edukasi Kebencanaan untuk Anak-Anak Pascabencana di Tapsel

By Parlindungan - Monday, 19 January 2026
Personel Batalyon-C Brimob Sumut melaksanakan trauma healing dan edukasi kebencanaan di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru
Personel Batalyon-C Brimob Sumut melaksanakan trauma healing dan edukasi kebencanaan di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru

TAPANULI SELATAN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis anak-anak pascabencana, personel Batalyon-C Brimob Sumut melaksanakan trauma healing dan edukasi kebencanaan di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Senin, 19 Januari 2025.

Kegiatan dipimpin oleh Pasi Provos Batalyon-C, Iptu Deny Lius Tarigan, S.H., dan menyasar anak-anak sekolah yang terdampak banjir bandang, termasuk siswa TK ABA Huta Godang, PAUD Bunda Lestari, dan SD Negeri 100714 Garoga.

Program ini berupa trauma healing dan edukasi kebencanaan dengan tujuan membantu anak-anak kembali merasa aman, ceria, dan percaya diri, sekaligus memberikan pemahaman dasar tentang langkah penyelamatan diri saat bencana banjir. Kegiatan dilakukan melalui permainan edukatif, dialog ringan, dan interaksi langsung yang sesuai usia anak.

Tujuan kegiatan ini adalah memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak banjir bandang, meningkatkan kepercayaan diri, dan menanamkan kesiapsiagaan dini terhadap bencana. Kehadiran Brimob diharapkan mampu memberi rasa aman dan motivasi belajar.

Materi disampaikan melalui pendekatan interaktif dan komunikatif, berupa permainan edukatif, dialog ringan, dan kegiatan langsung di kelas. Hasilnya terlihat dari anak-anak yang kembali ceria, berani berinteraksi, dan menunjukkan semangat belajar.

Iptu Deny Lius Tarigan menegaskan, “Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terdampak psikologis pascabencana. Kami berharap melalui kegiatan ini, mereka dapat kembali merasa aman dan memiliki pemahaman dasar menghadapi situasi darurat.”

Melalui program ini, Brimob Sumut menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga dalam pemulihan mental dan pembentukan karakter anak-anak sebagai generasi tangguh bangsa.(sumber: Humas Brimob Sumut)