Jakarta - Borneo Samarinda vs Semen Padang 3-0 FT menjadi hasil akhir pertandingan Super League Round 29 yang berlangsung di Segiri Stadium pada Sabtu, 25 April 2026. Tuan rumah Borneo Samarinda tampil sangat dominan sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan permainan cepat dan tekanan tinggi, Borneo berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan tanpa balas atas Semen Padang.
Babak Pertama Borneo Samarinda vs Semen Padang 3-0 FT
Sejak laga dimulai, Borneo Samarinda langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya cepat terlihat ketika Komang Teguh Putra mencetak gol pembuka pada menit ke-9 setelah memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti.
Gol cepat tersebut membuat Borneo semakin percaya diri. Mereka terus menekan pertahanan Semen Padang yang terlihat kesulitan keluar dari tekanan.
Pada menit ke-39, Kaio Nunes menambah keunggulan Borneo menjadi 2-0 lewat penyelesaian yang tenang di depan gawang. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Borneo Tetap Dominan
Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba melakukan perubahan dengan beberapa pergantian pemain. Namun upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Borneo Samarinda tetap tampil disiplin, menjaga tempo permainan, dan menutup ruang serangan lawan dengan baik.
Beberapa peluang tambahan tercipta, namun baru di penghujung laga Borneo kembali mencetak gol.
Gol Penutup Koldo Obieta
Saat pertandingan memasuki masa injury time, tepatnya 90+4 menit, Koldo Obieta memastikan kemenangan Borneo menjadi 3-0. Gol ini tercipta melalui penyelesaian akhir yang rapi setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Semen Padang.
Gol tersebut menutup pertandingan dengan hasil sempurna bagi tuan rumah.
Statistik Singkat Pertandingan
- Skor akhir: Borneo Samarinda 3-0 Semen Padang
- Gol: Putra (9’), Nunes (39’), Obieta (90+4’)
- Kompetisi: Super League Round 29
- Stadion: Segiri Stadium
Analisis Pertandingan
Borneo Samarinda menunjukkan performa yang sangat solid sepanjang laga. Kombinasi serangan cepat, pressing ketat, dan penyelesaian akhir yang efektif membuat mereka mendominasi pertandingan.
Semen Padang kesulitan mengembangkan permainan sejak awal. Minimnya peluang berbahaya membuat mereka tidak mampu memberikan tekanan berarti kepada tuan rumah.




