Bantuan Darurat TNI AU Tiba di Aceh: C-130 Hercules Mendarat

By Parlindungan - Friday, 28 November 2025
Pesawat jenis C‑130 Hercules dengan nomor registrasi A-1318 pembawa bantuan tiba di Lanud Sultan Iskandar Muda (foto; tangkapan layar)
Pesawat jenis C‑130 Hercules dengan nomor registrasi A-1318 pembawa bantuan tiba di Lanud Sultan Iskandar Muda (foto; tangkapan layar)

Banda Aceh -  Pesawat angkut berat TNI Angkatan Udara (TNI AU) membawa pasokan bantuan penanganan bencana yang mendesak telah mendarat dengan selamat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh , pada Jumat (28/11/2025).

Pesawat jenis C‑130 Hercules dengan nomor registrasi A-1318 tiba membawa tenda darurat, perahu karet, perangkat komunikasi, fasilitas listrik darurat, makanan siap saji, serta tim medis gabungan dari TNI dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

 Rute Pengiriman & Logistik Cepat Tanggap

Bantuan dikirim langsung dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menggambarkan respons cepat dan terorganisir terhadap kondisi darurat di Aceh. Selain C-130 Hercules, TNI AU juga mengerahkan helikopter Caracal H‑2215 untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah terisolasi dan yang tidak dapat dijangkau lewat jalur darat.

Tower Listrik Darurat & Pemulihan Infrastruktur

Sebelumnya, pada Kamis (27/11/2025), TNI AU telah mengirim material tower darurat ke Lanud Sultan Iskandar Muda. Pengiriman ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pemulihan jaringan listrik pascabanjir — hasil kolaborasi TNI AU bersama PT PLN (Persero).

 Posko Terintegrasi: Koordinasi Bantuan Supaya Tepat Sasaran

Menurut keterangan Kadispenau I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M., TNI AU bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendirikan posko terintegrasi di Lanud Halim Perdanakusuma. Tujuannya agar seluruh bantuan bisa diberangkatkan secara terkoordinasi memastikan distribusi cepat, efisien, dan sesuai kebutuhan lapangan. Selain itu, posko serupa juga dibuka di setiap wilayah terdampak sebagai pusat pemantauan kebutuhan, arus bantuan, dan pergerakan personel.

Menuju Distribusi Merata & Pemulihan Cepat

Dengan pengiriman udara dan koordinasi tingkat tinggi antara TNI AU, Kementerian, dan lembaga terkait, diharapkan logistik termasuk tenda, makanan, listrik darurat, dan layanan kesehatan dapat segera disalurkan ke daerah-daerah terdampak. Bantuan udara memungkinkan jangkauan ke wilayah terpencil dan sulit diakses, sehingga penanganan bencana tak hanya terpusat di pusat kota.

TNI AU Sigap Tangani Darurat di Aceh

Berdasarkan upaya cepat dan terencana tersebut, TNI AU menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam tanggap darurat. Kolaborasi antar lembaga dan distribusi bantuan terintegrasi memperkuat keyakinan bahwa korban terdampak di Aceh bisa menerima bantuan penting dengan cepat  sekaligus mendukung pemulihan infrastruktur dan layanan dasar secepat mungkin. (sumber; Dispen AU)