Banjir Terjang Tapteng Akibat Hujan Ekstrem, Bupati Masinton Pasaribu Tinjau Lokasi dan Evakuasi Warga

By Parlindungan - Thursday, 12 February 2026
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH turun langsung meninjau warga terdampak di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, pada Rabu malam. (foto; tangkapan layar)
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH turun langsung meninjau warga terdampak di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, pada Rabu malam. (foto; tangkapan layar)

TAPANULI TENGAH – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Rabu sore hingga malam (11/2/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Air merendam permukiman warga dan menggenangi akses jalan, terutama di daerah yang sebelumnya memang rawan banjir.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH turun langsung meninjau warga terdampak di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, pada Rabu malam.

Bupati menjelaskan, hujan deras yang mulai turun sekitar pukul 17.00 WIB mengakibatkan beberapa kawasan yang sebelumnya telah terdampak banjir kembali terendam.

“Sejak sore sekitar pukul lima, hujan turun dengan intensitas tinggi sehingga wilayah-wilayah yang sebelumnya terdampak banjir kembali mengalami banjir,” ujar Masinton Pasaribu.

Ia menerangkan, hujan ekstrem menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap. Sedimen yang sebelumnya telah dibersihkan kembali menumpuk, sementara tanggul darurat yang dibangun jebol akibat derasnya arus air yang juga membawa material kayu.

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan, masyarakat sudah kita evakuasi. Kami juga mengimbau warga agar segera menyelamatkan diri, menjauhi daerah banjir, dan waspada terhadap potensi longsor,” ucap Bupati Tapteng.

Selain itu, Masinton Pasaribu menginstruksikan warga terdampak untuk mengungsi ke Posko yang telah disiapkan di GOR Pandan. Di lokasi tersebut, pemerintah telah menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami telah menyiapkan Posko di GOR Pandan lengkap dengan layanan kesehatan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi agar penanganan bencana ini bisa segera dilakukan. Penanganan bencana harus dilakukan secara gotong royong,” katanya mengakhiri.

Menurut diskominfo Tapteng dalam peninjauan tersebut Bupati didampingi sejumlah pejabat diantaranya, Kepala Dinas PUPR Tapteng Jusmar Efendi Simamora, ST, MT, Kepala Badan Kesbangpol Budi Joniar H. Siahaan, SE, MM, serta Camat Badiri Ahmad Saufi Pasaribu, S.Kom, MM.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.