TARUTUNG – Hujan deras disertai angin puting beliung menyebabkan banjir serta kerusakan rumah warga di Desa Parbaju Julu dan Desa Partali Julu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (9/1/2026).
Komandan Kodim 0210/TU, Letkol Kav Ronald Tampubolon, SH, M.Han melalui Danramil 22/Tarutung, Kapten Inf Gayor Sihombing, menyampaikan bahwa Babinsa Koramil 22/Tarutung langsung turun ke lapangan bersama Camat Tarutung, kepala desa, petugas pemadam kebakaran, perangkat desa, serta masyarakat untuk melaksanakan karya bakti.
Kegiatan tersebut meliputi pembersihan material banjir sekaligus pengecekan dan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat luapan Sungai Aek Sibulon-bulon. Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan kondisi warga serta dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana alam tersebut.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, di Desa Partali Julu tercatat 11 unit rumah mengalami kerusakan berat dan ringan, serta 23 unit rumah terdampak banjir. Sementara itu, di Desa Parbaju Julu terdapat 25 unit rumah rusak berat dan ringan, serta 8 unit rumah yang terdampak genangan banjir.
Mengutip Pendim 0210/Tapanuli Utara, Kapten Inf Gayor Sihombing menjelaskan, kegiatan pembersihan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian TNI terhadap masyarakat binaan yang tertimpa musibah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana.
“Pendataan dilakukan secara cermat untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, khususnya rumah dengan kategori rusak berat. Data ini akan dijadikan bahan laporan dan dasar pengajuan bantuan ke instansi terkait agar bantuan dapat segera disalurkan,” ujarnya.
Danramil juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk selalu siap membantu warga dalam situasi darurat. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.




