Lampung - Brigadir Jenderal TNI Marinir Arief Rahman H. Anggorojati, S.E., CTMP., M.M, selaku Asisten Operasi Panglima Korps Marinir (Asops Pangkormar) melaksanakan peninjauan Latihan Pra Tugas Operasi Satgasmar Puter XXX Wilayah Kolakops I serta Latihan Satuan Dasar (LSD) Brigif 4 Marinir/BS di kawasan Kolakops I/Puslatpurmar 8 Teluk Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada 22–23 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pengawasan sekaligus evaluasi kesiapan satuan guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas operasi dan peningkatan profesionalisme prajurit Korps Marinir.
“Kesiapan personel, materiil, dan medan latihan menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan tugas operasi Korps Marinir.”
Terima Paparan Hingga Simulasi Penyergapan Kapal
Dalam agenda peninjauan tersebut, Asops Pangkormar menerima paparan pengendalian kawasan latihan dari Komandan Puslatpurmar 8 Teluk Ratai, Letkol Marinir Rinto Hutagaol, M.Tr.Opsla.
Usai menerima pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan demonstrasi simulasi penyergapan serta pemeriksaan kapal di laut. Selain itu, Asops Pangkormar juga mengecek secara langsung pelaksanaan latihan pada pos-pos Latpratugas Satgasmar Puter XXX di sektor Pulau Rondo dan Pulau Berhala.
Tak hanya melakukan evaluasi lapangan, Brigjen TNI Marinir Arief Rahman turut memberikan pengarahan kepada pelaku latihan dan para pelatih guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan latihan.
Sebagai bentuk dukungan moril dan operasional, Asops Pangkormar juga menyerahkan bantuan dukungan latihan dari Pangkormar untuk menunjang kelancaran kegiatan latihan prajurit.
LSD Brigif 4 Marinir Fokus Tingkatkan Kemampuan Tempur Prajurit
Selain meninjau kesiapan Satgasmar Puter XXX, Asops Pangkormar turut memantau pelaksanaan Latihan Satuan Dasar Brigif 4 Marinir/BS.
Latihan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan perorangan prajurit serta kemampuan satuan setingkat regu dalam hubungan peleton. Peninjauan dilakukan langsung di daerah latihan Brigif 4 Marinir/BS untuk memastikan kesiapan fasilitas serta optimalisasi pembinaan operasi dan latihan satuan.
“Latihan dasar menjadi pondasi utama dalam membangun kesiapan tempur dan soliditas satuan Marinir.”
Materi Latihan Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah Operasi
Menurut Dispen Kormar TNI AL, berdasarkan hasil peninjauan, materi Latpratugas Satgasmar Puter XXX dinilai telah menyesuaikan dengan karakteristik daerah operasi yang akan dihadapi.
Penyesuaian tersebut meliputi kondisi ancaman, medan operasi, faktor cuaca, hingga dukungan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Selain itu, kawasan latihan di Teluk Ratai dinilai sangat mendukung dalam penyiapan pelaksanaan tugas operasi Korps Marinir.
Sementara itu, pelaksanaan Latihan Satuan Dasar Brigif 4 Marinir/BS juga berlangsung optimal dengan dukungan daerah latihan yang memadai sehingga proses pembinaan kemampuan prajurit dapat berjalan secara maksimal.




