SIANTAR - Di Lantik jadi kepala dinas perhubungan kota Pematangsiantar sejak bulan November tahun 2025 Daniel Siregar selalu berbenah menekan kebocoran PAD sektor parkir dengan membuat berbagai gebrakan.
Hal tersebut terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Siantar dengan Dinas Perhubungan Siantar membahas mengenai peningkatan PAD dari sektor parkir, Senin (2/3/2026).
Pada kesempatan tersebut komisi III DPRD Siantar mempertanyakan upaya apa yang di lakukan dinas perhubungan untuk mencapai target PAD yang dimana banyaknya kebocoran seperti tunggakan para Jukir setiap tahunnya.
"Dari tahun ke tahun banyaknya beban tunggakan di dinas perhubungan yang dimana kalian dishub mengatakan kalau para Jukir banyak yang Menunggak akan tetapi masih tetap Jukir nya di pakai. Ada apa ini?," tanyak ketua komisi III DPRD Siantar Cindira.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Siantar Daniel Siregar menyampaikan kalau sejak dirinya di dinas perhubungan sejak bulan November tahun 2025 dirinya sudah memanggil para Jukir secara persuasif.
"Kita sudah memanggil dan apa kendala mereka sampai menunggak begitu banyak. Dan kita juga sudah meminta agar para Jukir melunasi tunggakan dan kalau tidak di bayari maupun di cicil kita memberikan Surat Peringatan (SP) 1, SP 2 dan SP 3 kalau memang masih tidak di bayarkan kita lakukan pemecatan," ujarnya.
Masih kata Daniel, kalau di lingkungan internal dirinya juga sudah merotasi para pengawas dan koordinator parkir serta selalu menekankan agar tidak bermain di lapangan kalau memang ada akan dilakukan penindakan.
"Untuk di Bulan Januari dan Bulan Februari 2026 ini untuk penunggakan dari para Jukir sudah menurun drastis. Dan sampai saat ini kita juga belum memberikan SPT baru kepada para Jukir yang Menunggak sebelum mereka melunasi. Kita juga tidak memberikan bagi hasil kepada para Jukir yang Menunggak," ujarnya sembari meminta kepada komisi III DPRD Siantar agar mensupport demi peningkatan PAD.




