Bupati Tapteng Ikuti Rakor Nasional Pascabencana, Sinkronisasi Data Jadi Kunci Pemulihan Wilayah Sumatera

By Parlindungan - Tuesday, 06 January 2026
Bupati Tapteng saat mengikuti Rakor pendataan kerusakan akibat pasca bencana
Bupati Tapteng saat mengikuti Rakor pendataan kerusakan akibat pasca bencana

Pandan – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, S.H., M.H., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pendataan Kerusakan Rumah, Fasilitas Umum, serta Jumlah Pengungsi Terbaru pascabencana di wilayah Sumatera.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Cendrawasih, Kantor Bupati Tapteng, Selasa (6/1/2026).

Rakor ini diikuti oleh kepala daerah dari wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinkronisasi dan akurasi data antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

“Fokus utama rakor ini adalah percepatan dan ketepatan pendataan kerusakan sebagai dasar penyaluran bantuan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana,” ujar Tito Karnavian.

Mendagri juga menginstruksikan pemerintah daerah yang wilayahnya terdampak bencana agar aktif berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta kementerian dan lembaga teknis terkait. Hal ini dinilai penting untuk memastikan data yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Data yang valid menjadi kunci agar bantuan darurat, relokasi warga, hingga perbaikan infrastruktur dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Kepala daerah harus memastikan seluruh data kerusakan diverifikasi dengan baik,” ucap Mendagri.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu telah menugaskan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapteng untuk melakukan sinkronisasi dan validasi data kerusakan. Pendataan mencakup kerusakan rumah warga, sarana dan prasarana di berbagai sektor, serta data sektoral lainnya di seluruh wilayah Tapteng yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan seluruh proses penanganan pascabencana di Tapanuli Tengah dapat berjalan secara tepat, cepat, dan berbasis data yang akurat.

Rakor tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.