Ibu Hamil 7 Bulan di Medan Dihajar hingga Pendarahan, Pelaku Kabur

By Sehat Siahaan - Saturday, 28 March 2026
Nurzannah, perempuan hamil 7 bulan warga Medan Labuhan, menjalani perawatan di RSU Delima Martubung usai diduga menjadi korban penganiayaan hingga mengalami pendarahan.
Nurzannah, perempuan hamil 7 bulan warga Medan Labuhan, menjalani perawatan di RSU Delima Martubung usai diduga menjadi korban penganiayaan hingga mengalami pendarahan.

Medan- Seorang ibu hamil berusia 24 tahun bernama Nurzannah, warga Lingkungan 22, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, menjadi korban penganiayaan hingga mengalami pendarahan dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa penganiayaan terhadap perempuan hamil itu terjadi pada Rabu (25/3/2026). Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan pada Jumat (27/3/2026) dengan nomor laporan LP/304/III/2026/SPK Terpadu/Polres Pelabuhan Belawan/Polda Sumut.

Saat ini, Nurzannah masih menjalani perawatan di RSU Delima Martubung akibat luka dan trauma yang dialaminya pascakejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban hendak melihat kondisi bibinya yang lebih dulu terlibat keributan dengan tetangga di Lingkungan 23 Pekan Labuhan.

Namun setibanya di lokasi, Nurzannah justru diduga menjadi sasaran kekerasan. Seorang pria berinisial Raihan alias Siba (23) diduga melakukan penganiayaan terhadap korban hingga terjatuh.

Dalam kondisi hamil tujuh bulan, korban disebut tidak mampu melawan. Bahkan, ia sempat pingsan di lokasi kejadian sebelum akhirnya dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Kasihan kami lihat, Nurzannah itu pendiam. Tiba-tiba dihajar sampai pingsan di jalan saat mau dibawa ke rumah sakit,” kata seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Setelah mendapatkan perawatan, korban dilaporkan masih merasakan nyeri hebat di bagian pinggang dan kerap menjerit kesakitan.

Kondisi itu membuat keluarga sangat khawatir, mengingat korban juga mengalami trauma berat akibat insiden tersebut.

Sementara itu, pria yang diduga sebagai pelaku, yakni Siba, disebut melarikan diri usai mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi.

Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku diduga berada di kawasan Mabar, Kecamatan Medan Deli, tepatnya di sekitar area pabrik.

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar karena korban merupakan perempuan hamil yang seharusnya mendapat perlindungan, bukan justru menjadi korban kekerasan.[]