Medan– Aktivitas perjudian dan peredaran narkoba diduga masih bebas beroperasi di kawasan Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Warga menyebut setidaknya ada dua lokasi yang menjadi pusat aktivitas ilegal tersebut, yakni di wilayah Pekan Jumat, Bagan Percut, serta di Jalan M Yusuf Jintan, Pasar Belakang.
Informasi itu disampaikan sejumlah warga Desa Percut yang enggan disebutkan identitasnya, Rabu (7/1/2026).
Menurut warga, di dua lokasi tersebut terdapat aktivitas perjudian jenis tembak ikan dan dindong yang beroperasi hampir setiap hari. Selain itu, peredaran narkotika jenis sabu juga diduga berlangsung secara terbuka.
“Di kawasan Pekan Jumat ada belasan mesin judi yang aktif. Untuk sabu juga sangat mudah didapatkan. Lokasi satunya lagi di Jalan M Yusuf Jintan, Pasar Belakang, setelah pos salah satu organisasi masyarakat,” ujar seorang warga.
Warga menilai aktivitas tersebut berlangsung terang-terangan dan terkesan kebal terhadap penindakan aparat penegak hukum.
Mereka mengapresiasi sejumlah penggerebekan yang dilakukan Polrestabes Medan di wilayah lain, namun mempertanyakan mengapa lokasi di kawasan Desa Percut belum tersentuh penindakan serius.
Menurut warga, maraknya perjudian dan dugaan peredaran narkoba tersebut dikhawatirkan berdampak pada meningkatnya tindak kriminal dan keresahan masyarakat sekitar.
“Lokasinya buka setiap hari dan ramai pemain judi serta pembeli narkoba. Kami berharap Kapolrestabes Medan dan Polsek Medan Tembung bertindak tegas dan tidak tebang pilih,” ucapnya.
Warga juga menyebut wilayah Bagan Percut merupakan wilayah hukum Polsek Medan Tembung.
Mereka mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat dilakukan penggerebekan pada tahun 2025, namun diduga bocor sehingga bandar dan pengelola tidak berhasil diamankan.
“Pernah digerebek tahun 2025, tapi tidak ada bandar maupun pengelola yang tertangkap. Kemungkinan informasinya bocor,” katanya.
Terpisah, Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, saat dikonfirmasi terkait dugaan tersebut menyatakan akan melakukan pengecekan.
“Terima kasih informasinya, nanti segera kami cek,” ujarnya singkat.[]




