Tapteng - Personel Kodim 0211/TT bersama Yon TP 908/GD berhasil menuntaskan pembangunan Jembatan Aramco di Dusun V, Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (9/5/2026).
Jembatan sepanjang 10 meter yang dibangun di atas Sungai Simamak tersebut kini telah rampung 100 persen dan sudah dapat digunakan masyarakat.
Pembangunan jembatan menjadi bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dibangun Bertahap dari Pondasi hingga Finishing
Proses pembangunan dilakukan secara bertahap oleh personel gabungan di lapangan, dimulai dari pembersihan area, pengerjaan pondasi dan box jembatan, hingga pemasangan plat baja Armco.
Setelah struktur utama selesai dirakit, pengerjaan dilanjutkan dengan penimbunan badan jembatan untuk memperkuat akses lintasan kendaraan.
Pada tahap akhir, personel melakukan pengecoran lantai jembatan, pengacian, serta pengecatan handrail atau pagar jembatan sebagai proses finishing.
Berbagai peralatan pendukung turut digunakan untuk mempercepat pekerjaan, mulai dari excavator, molen, genset, gerinda, hingga peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan martil.
Warga Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Kebun
Menurut Pendam I/BB, rampungnya pembangunan Jembatan Aramco membawa dampak besar bagi masyarakat sekitar, terutama dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga desa.
Kini kendaraan sudah dapat melintas dengan aman sehingga masyarakat lebih mudah membawa hasil kebun maupun menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan.
Akses yang sebelumnya sulit dilalui kini berubah menjadi jalur penghubung yang lebih cepat dan efisien bagi warga di kawasan tersebut.
Kapendam I/BB: Jembatan Harus Benar-Benar Bermanfaat
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, berharap pembangunan jembatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Kami ingin jembatan ini benar-benar membantu warga. Sekarang akses jalan sudah lebih baik, perjalanan menjadi lebih cepat, dan masyarakat tidak perlu kesulitan lagi saat melintas,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur seperti jembatan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat konektivitas desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.




