DAIRI – Bupati Dairi, Vickner Sinaga, melakukan penanaman 5.000 pohon produktif di Desa Karing, Dusun Pulo Gajah, pada Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Dairi, Anggota DPRD Nurlinda Angkat, dan Jaringan Peduli Petani Marjinal Sumatera Utara.
Dukungan untuk Program Sejuta Pohon
Penanaman pohon ini mendukung program Bupati Dairi, yakni penanaman sejuta pohon yang telah dilakukan di berbagai lokasi di Kabupaten Dairi sebelumnya. Program ini selain bertujuan mitigasi bencana, juga menjadi langkah strategis untuk penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Bupati Vickner Sinaga mengatakan, “Kegiatan ini merupakan terobosan dan hasil kolaborasi berbagai pihak. Inisiasi serupa sebelumnya kami lakukan di Tapanuli Utara bersama Bapak Hashim Djoyohadikusumo dan HKBP. Dalam delapan bulan terakhir, sudah puluhan ribu pohon ditanam. Saya yakin program ini akan berjalan sesuai rencana kerja yang telah kami tetapkan. Terima kasih kepada masyarakat yang turut berpartisipasi menanam pohon, semangat gotong-royong tetap tertanam kuat di Kabupaten Dairi.”
Pohon Produktif untuk Masa Depan
Pemilihan jenis pohon produktif seperti durian, aren, duku, alpukat, dan lainnya bukan tanpa alasan. Bupati Vickner menjelaskan, pohon produktif ini tidak hanya membantu mitigasi bencana, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.
Acara penanaman pohon diakhiri dengan penyerahan bibit kepada warga, sebagai bentuk dukungan agar masyarakat dapat turut menanam dan merawat pohon produktif tersebut.
Hadir dalam Kegiatan
Menurut Diskominfo Dairi, kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain:
1.Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan
2.Dandim 0206 Dairi, Letkol Czi Nanang Sujarwanto
3.Sekda, Charles Bantjin, beserta asisten, staf ahli, dan Kepala OPD terkait
4.Camat, Kepala Desa, Ketua Jaringan Peduli Petani Marginal, Hamdan Nur Manik, serta warga Desa Karing yang aktif berpartisipasi
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan dan memperkuat budaya gotong-royong masyarakat Dairi dalam menjaga kelestarian alam dan meningkatkan potensi ekonomi melalui pohon produktif.




