Pengurus PPNI Siahaan Pematangsiantar 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya
By Parlindungan
-
Saturday, 25 April 2026
Acara Pelantikan Pengurus PPNI Kota Pematangsiantar
Pematangsiantar - Pelantikan Pengurus PPNI Berlangsung Khidmat
Kota Pematangsiantar menjadi saksi pelantikan badan pengurus Partangiangan Pomparan Namora Itano (PPNI) Siahaan masa bakti 2026–2029 yang berlangsung penuh khidmat.
Acara digelar di kediaman penasehat, St. Janner Siahaan, ST (Op. Arjetty), di Jalan Sejahtera No. 16, Kel. Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Sabtu (25/03/2025). Kegiatan dihadiri anggota, Badan Pengurus Harian (BPH), serta 4 orang dewan penasehat dari unsur horong anak dan 1 dari horong boru.
Diawali Ibadah, Pengurus Resmi Dikukuhkan
Rangkaian acara dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh St. Drs. Manuntun Siahaan, MM., dengan khotbah yang diambil dari kitab Hosea 1 dan 2.
Setelah itu, pembacaan susunan pengurus terpilih dibacakan oleh unsur Dewan Penasehat Drs. P.W. Gultom (Op. Lumongga) sesuai dengan Surat Keputusan No: 01/SK.Pengurus PPNI/2026. Selanjutnya dilakukan prosesi pengukuhan resmi yang dipimpin oleh dewan penasehat St. Janner Siahaan, ST (Op. Arjetty).
“Di dalam nama Tuhan Yesus, pengurus PPNI periode 2026–2029 resmi dikukuhkan,” ujar pimpinan prosesi.
Harapan Besar untuk Kepengurusan Baru
Dalam sambutannya, dewan penasehat St. Janner Siahaan berharap kepengurusan yang kembali dipercaya dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun sebelumnya, termasuk bersinergi dengan pengurus harian Punguan Parsadaan Somba Debata Siahaan Kota Pematangsiantar.
“Kami berharap pengurus dapat membawa punguan ini menjadi lebih baik dan memperkuat peran di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ketua PPNI Ajak Perkuat Kebersamaan
Ketua PPNI, Manuntun Siahaan, didampingi jajaran pengurus menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
“Mari kita saling mengasihi dan bergandengan tangan untuk memajukan punguan kita ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh marga Siahaan, khususnya keturunan Pomparan Namora Itano di Pematangsiantar, untuk bergabung dan mempererat kebersamaan.
Pembentukan Panitia Budaya “Pomparan Namora Itano”
Momentum pelantikan ini juga diisi dengan pembentukan panitia yang terdiri dari Dewan Penasehat, Badan Pengurus Harian, serta dilengkapi seksi, yang dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga warisan leluhur.
Kegiatan ini memiliki nilai historis dan filosofis yang kuat bagi masyarakat, sehingga perlu dilestarikan di tengah perkembangan zaman.
Komitmen Lestarikan Tradisi dan Identitas Budaya
Pembentukan panitia mencakup struktur lengkap mulai dari dewan penasehat, ketua, sekretaris, bendahara hingga berbagai seksi pelaksana.
Seluruh unsur diharapkan dapat bekerja secara sinergis dalam menyukseskan kegiatan.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi upaya membangun kesadaran untuk menjaga tradisi leluhur,” menjadi semangat utama yang diusung.
Peran PPNI dalam Memperkuat Ikatan Kekerabatan
Sebagai organisasi berbasis marga, PPNI Siahaan memiliki peran penting dalam menjaga nilai kekeluargaan dan budaya Batak.
Saat ini, PPNI Kota Pematangsiantar merupakan bagian dari Punguan Pomparan Somba Debata (PPSD) Kota Pematangsiantar, tercatat memiliki sekitar 120 kepala keluarga aktif yang terus berkontribusi dalam kegiatan sosial dan budaya.
Jejak Sejarah Pomparan Namora Itano
Pomparan Namora Itano merupakan bagian dari garis keturunan Raja Siahaan yang memiliki nilai historis penting dalam budaya Batak.
Warisan ini menjadi landasan kuat bagi PPNI dalam membangun identitas serta mempererat hubungan antar anggota lintas generasi.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi PPNI Siahaan untuk semakin solid, aktif, dan berkontribusi dalam pelestarian budaya serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.