Partangiangan Manabur Boni di Tapian Nauli: Doa, Gotong Royong, dan Harapan Besar Sambut Musim Tanam

By Parlindungan - Wednesday, 25 March 2026
Acara Doa Syafaat Warga Tapian Nauli Sambut Musim Tanam
Acara Doa Syafaat Warga Tapian Nauli Sambut Musim Tanam

Doa Syafaat Warga Tapian Nauli Sambut Musim Tanam

Pematangsiantar – Warga Lingkungan I Tapian Nauli, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar menggelar doa syafaat untuk menyambut musim tanam baru di awal tahun, Rabu (25 Maret 2026).

Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang terus dilestarikan masyarakat setempat. Setiap memasuki musim tanam, warga rutin mengadakan “Partangiangan Manabur Boni”, yakni ritual doa sekaligus prosesi persemaian benih yang diwariskan secara turun-temurun.

Acara tersebut dihadiri ratusan warga serta sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Lurah Sukaraja Heriani Damanik, Babinsa Koramil 03/ Siantar Selatan  Kodim 0207/Simalungun Sertu D. Sirait, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) H. Sirait, serta Pendeta David Silaban, S.Th yang didampingi Efrata Simbolon, S.Th.

Tradisi Sakral Sarat Nilai Spiritual dan Sosial

Tradisi “Partangiangan Manabur Boni” tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi wujud rasa syukur sekaligus harapan masyarakat atas hasil pertanian yang melimpah dan keberkahan dalam berbagai bidang kehidupan.

Rangkaian acara diawali dengan ibadah bersama yang berlangsung khidmat, diisi dengan pujian dan doa oleh para penatua gereja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari para tokoh dan diakhiri dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan.

Pesan Rohani: Rendah Hati dan Tekun Berdoa

Dalam khotbahnya, Pendeta HKBP Resort Tapian Nauli, Pdt. David Silaban, S.Th., menyampaikan pesan spiritual yang diambil dari Zefanya 2:3.

Ia mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa mencari Tuhan dengan kerendahan hati serta menjunjung nilai keadilan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sikap rendah hati dalam setiap usaha, termasuk dalam menyambut musim tanam, menjadi kunci agar harapan dan cita-cita dapat tercapai dengan berkat Tuhan.

Peran TNI Dukung Ketahanan Pangan

Babinsa setempat, Sertu D. Sirait, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia menyampaikan bahwa TNI AD siap membantu masyarakat melalui penyediaan bibit tanaman buah bagi warga yang membutuhkan sebagai bentuk dukungan nyata di sektor pertanian.

Dukungan Pemerintah: Pupuk Subsidi dan Pendampingan Petani

Penyuluh Pertanian Lapangan, H. Sirait, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong sektor pertanian guna mewujudkan swasembada pangan nasional.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan harga pupuk subsidi sebesar Rp90.000 sebagai bentuk keberpihakan kepada petani.

Selain itu, pihaknya juga siap memberikan pendampingan maksimal kepada petani di Tapian Nauli agar hasil pertanian semakin optimal.

Apresiasi Pemerintah Kelurahan Sukaraja

Lurah Sukaraja, Heriani Damanik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga Tapian Nauli yang telah mengundangnya dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan komitmen pemerintah kelurahan untuk terus mendukung masyarakat, baik dalam mewujudkan swasembada pangan maupun memenuhi kebutuhan lainnya.

Menurutnya, tradisi ini menjadi bukti kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat.

Kebersamaan Warga dalam Makan Bersama

Usai rangkaian ibadah dan sambutan, sebanyak 151 kepala keluarga mengikuti kegiatan makan bersama.

Seluruh kebutuhan acara disiapkan secara gotong royong oleh warga, mencerminkan solidaritas dan kekompakan masyarakat Tapian Nauli yang tetap terjaga hingga kini.

Tradisi yang Menguatkan Harapan Masa Depan

“Partangiangan Manabur Boni” bukan hanya simbol spiritual, tetapi juga menjadi pengikat sosial yang mempererat hubungan antarwarga.

Dengan dukungan pemerintah, peran aktif TNI, serta semangat kebersamaan masyarakat, warga Tapian Nauli optimistis menyongsong musim tanam dengan harapan panen yang lebih baik di masa mendatang.