Kapolres Tanah Karo Hadiri Pentahbisan Imam Baru Kapusin, Perkuat Toleransi dan Kamtibmas di Berastagi

By Parlindungan - Saturday, 24 January 2026
Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho saat menghadiri kegiatan Pentahbisan Imam Baru Ordo Kapusin Medan yang digelar di Gereja Katolik Santo Fransiskus Assisi, Berastagi
Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho saat menghadiri kegiatan Pentahbisan Imam Baru Ordo Kapusin Medan yang digelar di Gereja Katolik Santo Fransiskus Assisi, Berastagi

BERASTAGI, KARO — Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Pentahbisan Imam Baru Ordo Kapusin Medan yang digelar di Gereja Katolik Santo Fransiskus Assisi, Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu (24/1/2026) pagi.

Prosesi keagamaan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung khidmat dan diikuti sekitar 4.000 jemaat dari berbagai daerah. Pentahbisan ini menjadi momen sakral bagi Gereja Katolik dalam melahirkan imam-imam baru yang akan mengabdikan diri dalam pelayanan rohani kepada umat.

Kehadiran Kapolres Tanah Karo dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan serta komitmen menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), dan memperkuat toleransi antarumat beragama di wilayah hukum Polres Tanah Karo.

Menurut Humas Polres Tanah Karo, selain Kapolres, acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, S.I.P., Bupati Tanah Karo Brigjen (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., Wakil Bupati Tanah Karo Komando Tarigan, Sp., serta Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert B. Panjaitan.

Prosesi pentahbisan dipimpin langsung oleh Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung bersama para pastor Ordo Kapusin. Turut hadir pula tokoh masyarakat, keluarga para diakon yang ditahbiskan, serta undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, aparat kepolisian bersama unsur TNI dan panitia melakukan pengamanan secara humanis. Situasi di sekitar lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga acara berakhir.

Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan serta menciptakan suasana damai di tengah masyarakat Kabupaten Karo.

Melalui kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antarumat beragama semakin terjaga, serta stabilitas keamanan daerah dapat terus dipelihara secara berkelanjutan.