Festival Paduan Suara Antar Gereja di Humbahas Meriah, Jadi Ajang Pererat Iman dan Persaudaraan Jemaat

By Parlindungan - Saturday, 16 May 2026
Peserta Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan yang berlangsung di Gereja HKBP Sabungan Lintongnihuta
Peserta Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan yang berlangsung di Gereja HKBP Sabungan Lintongnihuta

Humbahas - Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menghadiri Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan yang berlangsung di Gereja HKBP Sabungan Lintongnihuta, Sabtu (16/5/2026).

Bupati Oloan P Nababan diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jara Trisepto Lumbantoruan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Satpol PP Andi Sihombing, Camat Paranginan Biduan Raidun Silaban, Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran Wisno WM Sihombing, para pendeta, panitia, peserta, dan jemaat dari berbagai gereja di Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan.

Festival Jadi Sarana Mempererat Persaudaraan Gereja

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Jara Trisepto Lumbantoruan, disampaikan bahwa festival paduan suara antar gereja bukan hanya sekadar kompetisi mencari juara.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi wadah memperdalam iman, mempererat hubungan antar jemaat, serta mengembangkan bakat seni vokal generasi muda untuk kemuliaan Tuhan.

“Festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana memperdalam iman, mempererat persaudaraan antar gereja, dan mengembangkan talenta generasi muda,” ujar Jara Trisepto membacakan sambutan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap festival tersebut menjadi momentum membangun kebersamaan dan meningkatkan semangat pelayanan di tengah masyarakat.

Pemkab Humbahas Apresiasi Dukungan Seluruh Pihak

Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, Forum Komunikasi Masyarakat Pasar Lama, seluruh jemaat, dan berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Menurut pemerintah, kegiatan bernuansa rohani seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap festival ini membawa sukacita dalam pelayanan serta mendorong peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh semangat dan sportivitas,” lanjutnya.

Praeses HKBP: Festival Bangun Semangat Pelayanan

Sementara itu, Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran Pdt. Wisno WM Sihombing menyampaikan bahwa festival paduan suara menjadi wadah mempererat persekutuan antar gereja melalui puji-pujian dan pelayanan rohani.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan iman dan pengembangan bakat generasi muda di bidang paduan suara gerejawi.

“Festival ini menjadi wadah membangun semangat pelayanan dan mempererat persekutuan antar gereja,” ucap Praeses HKBP.

Perlombaan Dibagi Dua Kategori

Ketua Panitia Tamba Tingkos Sianturi menjelaskan bahwa festival tahun ini mempertandingkan dua kategori lomba, yakni Paduan Suara Kategori Ama dan Vokal Grup Kategori Remaja Naposo Bulung.

Menurutnya, festival tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat persaudaraan antar jemaat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Dengan antusiasme peserta dan jemaat yang tinggi, festival paduan suara antar gereja ini diharapkan terus menjadi agenda positif yang memperkuat iman, budaya pelayanan, dan persatuan umat di Kabupaten Humbang Hasundutan.